Sabtu, 24 Desember 2011

tutorial membuat e-learning menggunakan moodle


Hay fellas, how are you ? semoga baik selalu…  :)
Langsung saja ya, pada episode kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat e-learning menggunakan moodle (offline).
Nah, sebelum membuat e-learning  tersebut, kita butuh softwarenya. Jadi,silahkan siapkan :
1.       Moodle
2.       Xampp
 
Nah, kalo udah punya software diatas. Mari kita kerjakan. Pertama-tama install terlebih dahulu Xampp. Silahkan next next saja sampai Xampp ter-install dikomputer anda.





Nah..setelah Xampp ter-install, jangan lupa centang pada bagian “apache dan mysql”.

 
Setelah itu, ekstrak file moodle tersebut kedalam C:/Xampp/htdoc 

Nah, kalo sudah selesai. Sekarang kita ke web browser ( Mozilla firefox). Ketikkan “localhost/phpmyadmin” pada url.  Nanti muncul gambar seperti dibawah, klik pada tab basis data dan ciptakan data base baru..
   
buka tab baru dan ketikkan pada url localhost/moodle , pada bagian ini kita akan menginstall moodle melalui web server.
Pilih bahasa sesuai selera :D, karena saya cinta Indonesia makanya saya pilih bahasa Indonesia…

 
Next saja sampai ada form yang diharuskan untuk diisi…


Nah silahkan isi pada form host server , database , pengguna dan password sesuai kemauan anda…

 
 klik "next" saja sampai selesai...
 
Nah,,,pada bagian ini moodle setting up database, pastikan untuk tidak menutup web browser anda.biarkan saja sampai instalasi selesai… 

Nah..silahkan isi pada bagian general ini…. Ingat! Yang memiliki tanda bintang berwarna merah (*) wajib untuk diisi…



Voilaaaaaaaa….moodlenya udah siap saji… :D





;)


Kamis, 15 Desember 2011

objective of this blog





blog ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah web edukasi dan e-learning. sesuai judulnya (spread the knowledge), blog ini berusaha menyebarkan ilmu terutama dibidang komputer kepada semua orang dalam bentuk materi materi kuliah.

semoga bisa membantu kalian kedepannya. :)



lets spread the knowledge, guys! :)

Selasa, 13 Desember 2011

storage


Memori semikonduktor yang dibahas dalam bagian sebelumnya tidak dapat digunakan untuk menyediakan semua kemampuan penyimpanan yang diperlukan dalam komputer. Batasan utamanya adalah biaya per bit informasi yang tersimpan. Persyaratan penyimpanan besar kebanyakan sistem komputer secara ekonomis direalisasikan dalam bentuk disk magnetik, disk optik, dan tape magnetik, yang biasanya disebut sebagai perangkat penyimpanan sekunder.

HARD DISK MAGNETIK
Sebagaimana yang diimplikasikan nama tersebut, media penyimpanan dalam sistem disk magnetik terdiri dari satu atau lebih disk yang dipasangkan pada kumparan bersama. Film magnetik tipis disimpan pada tiap disk, biasanya pada kedua sisi. Disk tersebut diletakkan dalam drive berputar sehingga permukaan termagnetisasi bergerak sangat dekat dengan head baca/tulis.

DISK BIASA
Disk highcapacity, highdatarate, 3,5inch (diameter) yang tersedia saat ini telah mengikuti parameter representatif berikut. Terdapat 20 pennukaan data recording dengan 15.000 track per permukaan.

BUFFER / CACHE DATA
Disk drive dihubungkan ke bagian lain sistem komputer menggunakan beberapa skema inter koneksi standar. Biasanya, digunakan bus standar, seperti bus SCSI. Disk drive yang menggabungkan sirkuit antar muka SCSI biasanya disebut sebagai drive SCSI. Bus SCSI mampu mentransfer data pada kecepatan yang lebih tinggi daripada kecepatan data dibaca dari track disk.

KONTROLER DISK
Operasi disk drive dikontrol oleh sirkuit kontroler disk, yang juga menyediakan antar muka antara disk drive dan bus yang menghubungkannya dengan bagian lain sistem komputer. Kontroler disk dapat digunakan untuk mengontrol lebih dari satu drive.

FLOPPY DISK
Perangkat yang dibahas sebelumnya dikenal sebagai unit disk hard atau rigid. Floppy disk adalah unit disk yang lebih kecil, sederhana, dan murah yang terdiri dari disket (diskette) plastik, yang fleksibel dan removable yang dilapisi dengan bahan magnetik. Disket diwadahi dalam selubung plastik, yang memiliki bukaan dimana head baca/tulis kontak dengan disket. Lubang di tengah disket memungkinkan mekanisme kumparan dalam disk drive menempatkan dan merotasi disket.

Fitur utama floppy disk adalah biaya rendah dan kemudahan pengangkutan. Akan tetapi, floppy tersebut memiliki kapasitas penyimpanan lebih kecil, waktu akses lebih lama, dan tingkat kegagalan lebih tinggi daripada harddisk


ARRAY DISK RAID
Kecepatan prosesor telah meningkat secara dramatis selama dekade sebelumnya. Performa prosesor telah dilipatduakan setiap 18 bulan. Kecepatan memori semikonduktor telah meningkat pada tinghat menengah. Peningkatan yang relatif paling kecil dalam hal kecepatan adalah pada perangkat penyimpanan disk, yang waktu aksesnya masih berada pada orde milidetik. Tentu saja, terdapat peningkatan yang spektakuler dalam kapasitas penyimpanan perangkat tersebut


DISK ATA/EIDE
Komputer yang paling banyak digunakan adalah personal computer (PC) yang diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1980, yang lazimnya dikenal sebagai IBM PC. Dikembangkan suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus IBM PC

DISK SCSI
Sebagaimana yang telah kita bahas pada contoh sebelumnya, banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi ke bus SCSI standar. Disk tersebut cenderung lebih mahal, tetapi menunjukkan performa lebih baik, yang dimungkinkan karena kelebihan bus SCSI daripada bus PCI.

DISK RAID
Disk RAID menawarkan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan andal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi, atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tinggi dari tingkat normal

DISK OPTIK
Perangkat penyimpanan besar dapat pula diterapkan menggunakan alat optik. Compact disk (CD) lazim, yang digunakan dalam sistem audio, merupakan aplikasi praktis pertama dari teknologi ini


TEKNOLOGI CD
Teknologi optik yang digunakan untuk sistem CD didasarkan pada sumber sinar laser. Berkas laser diarahkan ke permukaan disk yang berputar. Lekukan fisik pada permukaan diatur sepanjang track disk.


CDROM
Karena informasi disimpan dalam bentuk biner dalam CD, maka CD cocok untuk digunakan sebagai medium dalam sistem komputer. Persoalan terbesar adalah untuk memastikan integritas data yang tersimpan. Karena pit sangat kecil, maka sulit untuk menerapkan semua pit secara sempurna. Dalam aplikasi audio dan video, beberapa error dalam data dapat ditoleransi karena tampaknya tidak mempengaruhi suara atau image yang direproduksi dalam cara yang dapat dimengerti.


CD RECORDABLE
CD yang dideskripsikan sebelumnya adalah perangkat readonly dimana informasi disimpan menggunakan prosedur khusus. Pertama, disk master dihasilkan menggunakan laser daya tinggi untuk membakar hole yang berhubungan dengan pit yang diperlukan. Kemudian cetakan dibuat dari disk master, yang memiliki bump pada bagian hole. Kemudian dilanjutkan dengan menginjeksikan cairan plastik polikarbonat ke dalam cetakan untuk membuat CD yang memiliki pola hole (pit) yang sama dengan disk master. Proses ini sangat cocok hanya untuk produksi banyak CD.


CD REWRITABLE
CD yang paling fleksibel adalah CD yang dapat ditulisi berulang kali oleh user. CD tersebut dikenal sebagai CDRW (CDReWritable).


TEKNOLOGI DVD
Kesuksesan teknologi CD dan pencarian yang terus menerus untuk mendapatkan kemampuan penyimpanan yang lebih besar telah menuju pada pengembangan teknologi DVD (Digital Versatile Disk). Standar DVD pertama didefinisikan pada tahun 1996 oleh suatu konsorsium perusahaan. Tujuannya adalah agar dapat menyimpan suatu fulllength movie pada satu sisi disk DVD.


DVD RAM
Versi rewritable perangkat DVD, yang dikenal sebagai DVDRAM, juga telah dikembangkan. Versi tersebut menyediakan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Kerugiannya hanyalah harga yang lebih mahal dan kecepatan penulisan yang relatif lambat.


SISTEM TAPE MAGNETIK
Tape magnetik cocok untuk penyimpanan offline sejumlah besar data. Tape magnetik biasanya digunakan untuk tujuan backup harddisk dan media penyimpanan arsip.

SISTEM CATRIDGE TAPE
Sistem tape telah dikembangkan untuk backup penyimpanan disk online. Sistem tersebut menggunakan suatu tape format video 8 mm dikemas dalam bentuk sebuah kaset. Unit ini dikenal sebagai cartridge tape. Unit tersebut memiliki kapasitas dalam rentang 2 hingga 5 gigabyte dan menangani transfer data pada kecepatan beberapa ratus kilobyte per detik.